Besi UNP 100x50x5 adalah ukuran menengah yang paling sering dicari untuk rangka bangunan, dudukan mesin, dan struktur tangga. Ukuran ini populer karena kapasitas bebannya sudah memadai untuk banyak kebutuhan, sementara harganya masih jauh lebih terjangkau dibanding profil yang lebih besar.
Masalahnya, harga UNP 100 di pasaran bisa terpaut sangat jauh untuk ukuran nominal yang sama persis. Selisihnya bukan sekadar soal margin penjual, melainkan soal berat aktual barang yang Anda terima. Artikel ini membedah berat, ukuran, kisaran harga, serta cara menghitung estimasi biaya agar anggaran proyek Anda tidak meleset.
Spesifikasi dan Berat Besi UNP 100x50x5
Angka 100x50x5 merujuk pada tiga dimensi utama profil, yaitu tinggi web 100 mm, lebar flange 50 mm, dan ketebalan web 5 mm. Profil ini dijual dalam panjang standar 6 meter per batang.
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Tinggi web | 100 mm |
| Lebar flange | 50 mm |
| Ketebalan web | 5 mm |
| Ketebalan flange | 7,5 mm |
| Panjang standar | 6 meter |
| Berat per meter | sekitar 9,36 kg |
| Berat per batang (full SNI) | sekitar 56,2 kg |
| Berat per batang (versi ringan) | sekitar 45 kg sampai 48 kg |
Perhatikan dua baris terakhir. Selisih berat hingga 10 kg untuk ukuran nominal yang sama inilah yang paling sering memicu kesalahpahaman harga di lapangan.
Kisaran Harga per Batang dan per Kilogram
Harga besi dihitung berdasarkan berat, sehingga harga per batang selalu mengikuti berat aktual barang. Berikut gambaran kisaran yang beredar di pasaran:
| Jenis Penawaran | Berat per Batang | Kisaran Harga per Batang |
|---|---|---|
| Versi ringan (banci) | 45 kg sampai 48 kg | Rp 450.000 sampai Rp 550.000 |
| Full SNI | sekitar 56,2 kg | Rp 600.000 sampai Rp 750.000 |
Jika dikonversi, harga per kilogram umumnya berada pada kisaran Rp 10.000 sampai Rp 13.000, bergantung pada volume pembelian dan lokasi pengiriman. Pembelian grosir dalam jumlah besar biasanya mendapat harga per kilogram yang lebih rendah dibanding pembelian eceran satu atau dua batang.
Catatan penting: harga baja bergerak mengikuti harga bahan baku global dan dapat berubah dalam hitungan minggu. Angka di atas adalah gambaran pasaran, bukan harga penawaran resmi. Untuk mendapatkan harga terkini beserta ketersediaan stok, silakan cek langsung daftar produk besi unp yang kami sediakan.
Faktor yang Menggerakkan Harga
1. Berat aktual atau toleransi ukuran
Ini faktor terbesar. Barang full SNI memiliki berat sesuai standar, sedangkan barang banci diproduksi dengan toleransi ketebalan di bawah standar sehingga lebih ringan dan lebih murah. Untuk struktur pemikul beban, selisih berat ini berdampak langsung pada kapasitas profil.
2. Standar dan sertifikasi
Produk bersertifikat SNI melewati uji kekuatan dan konsistensi mutu, sehingga harganya lebih tinggi. Untuk proyek yang diaudit atau membutuhkan dokumen mill certificate, jenis inilah yang wajib dipakai.
3. Volume pembelian
Pembelian dalam jumlah ton mendapatkan harga per kilogram yang lebih kompetitif dibanding pembelian eceran.
4. Lokasi dan biaya kirim
Karena panjangnya 6 meter dan bobotnya besar, pengiriman memakai armada khusus. Jarak lokasi proyek dari gudang berpengaruh nyata pada biaya total.
5. Fluktuasi harga baja
Harga scrap dan billet dunia menentukan harga jual di dalam negeri, sehingga penawaran umumnya hanya berlaku dalam periode terbatas.
Sebelum memutuskan ukuran, ada baiknya memahami dulu karakter profil kanal u agar pilihan dimensi benar-benar sesuai dengan beban rencana, bukan sekadar mengejar harga termurah.
Contoh Perhitungan Estimasi Biaya Proyek
Misalkan proyek Anda membutuhkan 40 batang UNP 100x50x5 versi full SNI.
Langkah 1, hitung total berat: 40 batang x 56,2 kg = 2.248 kg atau sekitar 2,25 ton.
Langkah 2, kalikan dengan harga per kilogram. Dengan asumsi Rp 11.000 per kg: 2.248 kg x Rp 11.000 = Rp 24.728.000.
Langkah 3, tambahkan biaya kirim dan pajak sesuai kesepakatan.
Bandingkan bila memakai versi ringan 48 kg: 40 batang x 48 kg = 1.920 kg, dengan harga sama menjadi Rp 21.120.000.
Selisihnya terlihat menggiurkan, sekitar Rp 3,6 juta. Namun yang Anda hemat sebenarnya adalah 328 kg material baja yang hilang dari struktur. Jika profil tersebut memikul beban utama, penghematan ini berpotensi menjadi risiko.
Untuk komponen non struktural seperti gording atau rangka ringan, memakai profil kanal c justru jauh lebih efisien dibanding memaksakan UNP versi ringan.
Tips agar Tidak Salah Beli
Selalu tanyakan berat per batang, bukan hanya harga per batang. Minta kepastian apakah barang full atau banci, dan pastikan harga yang tertera sudah termasuk pajak serta ongkos kirim atau belum. Bila proyek Anda memerlukan dokumen mutu, sampaikan kebutuhan tersebut sejak awal permintaan penawaran.
Membandingkan penawaran dari beberapa pemasok juga membantu Anda mengenali harga yang wajar. Sebagai pembanding, Anda bisa melihat rincian harga besi unp 100x50x5 beserta ukuran lain yang tersedia di katalog kami.
Kesimpulan
Besi UNP 100x50x5 memiliki berat standar sekitar 9,36 kg per meter atau 56,2 kg per batang 6 meter. Harga pasarannya berkisar Rp 450.000 sampai Rp 750.000 per batang, dengan selisih yang hampir selalu mencerminkan perbedaan berat aktual. Menghitung kebutuhan berdasarkan total kilogram, bukan jumlah batang, adalah cara paling akurat menyusun anggaran material.
Memilih pemasok yang transparan soal berat dan spesifikasi sama pentingnya dengan memilih ukuran yang tepat. Sebagai distributor besi tangerang, kami selalu menyertakan informasi berat dan standar produk pada setiap penawaran agar perhitungan anggaran Anda akurat sejak awal.
Dapatkan Harga Terbaru UNP 100x50x5 Hari Ini
Karena harga baja bergerak setiap saat, cara terbaik memastikan anggaran Anda akurat adalah meminta penawaran langsung. Kirimkan jumlah kebutuhan dan lokasi proyek Anda, tim PT Menara Sinar Timur akan menghitungkan estimasi biaya lengkap beserta ongkos kirimnya.
- Minta penawaran harga gratis via WhatsApp di +62 812 9116 2225
- Lihat katalog dan stok terbaru di halaman belanja kami
- Pembelian dalam jumlah ton? Hubungi kami untuk harga khusus proyek.
Kami melayani pengiriman ke Tangerang, Jakarta, Surabaya, dan seluruh Indonesia dengan kualitas terjamin mutu.
FAQ
A: Untuk barang full sesuai standar, beratnya sekitar 56,2 kg per batang panjang 6 meter, atau sekitar 9,36 kg per meter. Barang dengan toleransi ketebalan di bawah standar bisa hanya berbobot 45 kg sampai 48 kg per batang.
A: Penyebab utamanya adalah perbedaan berat aktual dan standar produk. Harga yang jauh lebih murah biasanya berasal dari barang versi ringan. Selain itu, volume pembelian dan jarak pengiriman juga memengaruhi harga akhir.
A: Kapasitasnya bergantung pada beban rencana dan bentang. Untuk bangunan bertingkat atau struktur pemikul beban besar, penentuan ukuran profil harus mengacu pada perhitungan struktur oleh tenaga ahli, bukan hanya pada ukuran nominal.



